Advertisement
Imam Blog || Optimasi Adsense. Senin malam di guyur hujan hehe. Kali ini imam blog akan membahas mengenai optimasi adsense, Saya sudah cukup banyak menulis tentang Adsense. Hampir semua hal tentang Adsense sudah pernah saya membahasnya di blog ini. Terutama mengenai optimasi Google Adsense untuk meningkatkan pendapatan. Artikel itu merupakan kompilasi dari tips dan optimasi Adsense yang saya susun secara sistematis dan runut. Namun demikian, saya masih banyak sekali mendapatkan pertanyaan, baik dari komentar, melalui email, ataupun via sosial media, yang menanyakan bermacam teknik atau cara mengoptimalkan pendapatan Adsense. Dari situlah saya kemudian mencoba menyusun sebuah daftar ceklis, bagaimana menjalankan bisnis Adsense secara baik dan benar, dengan hasil yang seoptimal mungkin. Silakan periksa satu per satu. Jika masih ada yang belum dilakukan, pastikan Anda siap melakukan perubahan dan perbaikan. Daftar ceklis ini saya bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan kategori optimasinya.Dan inilah 10 ceklis optimasi Google Adsense, yang harus Anda lakukan:
Optimasi Teknis
1. Apakah Anda telah menggunakan kode asinkron untuk seluruh unit iklan Anda?
Fitur asinkron yang disediakan oleh Adsense membantu mempercepat loading halaman. Jika misalnya ada masalah pada loading unit iklan tertentu, dengan kode asinkron, hal ini tidak akan mengganggu kecepatan load halaman secara keseluruhan, karena halaman akan tetap dirender oleh browser tanpa harus menunggu script Adsense dimuat seluruhnya.
Hal ini cukup penting, karena akan membuat pengunjung tetap nyaman berlama-lama di blog Anda. Semakin nyaman, semakin lama tetap di blog Anda, dan semakin lama, tentu saja semakin besar peluang klik pada iklan.
Optimasi Unit Iklan
2. Apakah Anda telah menampilkan 3 unit iklan reguler (ads for content) per halaman?
Google Adsense membolehkan jumlah maksimal 3 unit iklan biasa. Dan biasanya, dengan memanfaatkan jumlah maksimal unit iklan yang dibolehkan ini, dapat meningkatkan potensi klik iklan, yang juga berarti dapat meningkatkan pendapatan.
Memang, terkadang memasang unit kurang dari 3 adalah pilihan bagus, misalnya bila suatu halaman tidak memiliki konten yang cukup banyak atau terlalu sedikit. Namun secara umum, memasang 3 unit per halaman lebih baik memberikan hasil.
3. Apakah Anda telah menampilkan 3 unit iklan tautan (text link ads) per halaman?
Sama seperti unit iklan reguler, unit iklan berupa tautan teks pun dibolehkan maksimal 3 unit per halaman. Unit iklan ini berbeda dengan unit biasa, lebih kecil dan lebih ringan, tapi jika ditempatkan dengan baik dapat bekerja sangat baik karena menyediakan link yang relevan dengan konten yang seringkali dibutuhkan oleh pengunjung.
4. Jika Anda menggunakan unit persegi panjang, apakah Anda telah memilih unit yang disarankan?
Ada beberapa unit iklan yang disarankan oleh Adsense untuk memaksimalkan potensi penghasilan. Dan, bila Anda menggunakan unit-unit tersebut akan meningkatkan penghasilan dengan baik, karena ada lebih banyak inventory iklan bagi unit-unit tersebut.
Mengapa? Karena, kebanyakan pengiklan memilih membuat iklan mereka untuk ukuran 300x250, 728x90 dan 160x600. Unit-unit inilah yang paling banyak dipakai secara umum. Sebaliknya, untuk unit-unit lainnya, hanya sedikit pengiklan yang menyediakannya.
Untuk itu, pastikan:
Jika memasang unit persegi panjang, pilihlah ukuran 300x250 atau lebih baik lagi 336x280.
Jika memasang unit horizantal, pilihlah ukuran 728x90.
Jika memasang unit vertikal, pilihlah ukuran 160x600 atau 300x600.
5. Apakah Anda telah menggunakan iklan penelusuran untuk Google Custom Search Engine (CSE)?
Ada 2 keuntungan utama menggunakan CSE:
Anda membantu pengunjung dengan menyediakan hasil pencarian yang lebih baik.
Anda bisa menyertakan iklan pada halaman hasil pencarian.
Biasanya, CTR iklan yang muncul pada halaman hasil pencarian cukup tinggi. Sehingga akan mampu meningkatkan potensi penghasilan Adsense secara maksimal.
6. Apakah Anda telah menggunakan iklan ads network selain Adsense?
Google Adsense hanya membolehkan maksimal 3 unit iklan per halaman. Namun, beberapa blog atau website yang memiliki konten cukup banyak atau sangat panjang, memungkinkan untuk memasang lebih dari 3 unit iklan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.
Adsense sendiri membolehkan publishernya untuk memasang iklan dari pihak lain selama tidak melanggar ketentuan, (seperti membuat iklan lain tampil seperti iklan Adsense, misalnya).
Nah, jika Anda punya halaman yang cukup panjang, dan merasa tidak akan terlalu mengganggu kenyamanan pengunjung, Anda bisa memilih untuk memasang iklan dari ads network selain Adsense untuk meningkatkan pendapatan.
Optimasi Desain dan Implementasi
7. Apakah Anda sudah mengatur unit iklan untuk menampilkan iklan teks?
Publisher Adsense dapat memilih untuk mengatur unit iklan banner untuk menampilkan iklan gambar saja. Saya masih banyak melihat orang melakukan ini, mereka beralasan iklan berupa gambar membuat tampilan blog lebih indah.
Satu sisi ini betul, tapi itu juga berarti menurunkan potensi penghasilan, karena mengurangi banyak sekali inventory iklan teks, yang bisa jadi memiliki nilai CTR dan CPC yang tinggi. Selain itu, juga mengurangi persaingan lelang iklan sehingga iklan yang muncul sangat boleh jadi bukanlah iklan bernilai tertinggi seperti seharusnya. Jadi, mengatur agar unit iklan menampilkan pula iklan berupa teks, dapat secara signifikan meningkatkan pendapatan Adsense. Atau jika Anda cenderung memilih unit berbeda untuk menampilkan iklan gambar dan teks, saran saya: selalu gunakan tampilan teks untuk iklan di dalam artikel.
8. Apakah setting teks iklan sudah disesuaikan dengan tema blog?
Ini penting. Setiap kali Anda membuat unit iklan baru, Anda bisa merubah setting teks, seperti font, warna, warna latar belakang, warna link dan sebagainya.
Aturlah untuk disesuaikan dengan tema dan warna blog. Setting terbaik bisa diperoleh dengan melakukan beberapa eksperimen. Lakukan sampai menemukan yang bekerja paling baik.
Sebagai patokan dasar, buatlah warna latar belakang dan tautan sama dengan dengan warna background dan link halaman blog.
9. Apakah Anda telah menampilkan paling tidak 2 unit iklan pada bagian paruh atas (above the fold)?
Ada kaitan langsung antara pendapatan dengan visibilitas iklan Anda. Semakin banyak pengunjung yang melihat iklan, semakin besar peluang mereka mengklik iklannya, yang pada akhirnya semakin besar pula pendapatan.
Mengapa hal ini penting? Karena nyatanya, tidak semua pengunjung menggulung halaman ke bagian bawah untuk melihat konten blog lebih lanjut (juga melihat iklan tentunya). Oleh karenanya, iklan yang tampil saat begitu halaman diload, cenderung memberi pendapatan yang lebih besar. Dan usahakan selalu, 2 unit iklan Adsense Anda tampil di bagian paruh atas halaman.
Namun, dalam hal ini Anda juga harus hati-hati. Google tidak menyukai blog yang menampilkan sedikit sekali konten pada bagian paruh atas. Carilah keseimbangan antara visibilitas konten dan iklan, tanpa merusak kenyamanan pengunjung atau pun menyulitkan pembaca menemukan konten Anda.
10. Apakah Anda telah menempatkan paling tidak 1 unit iklan banner atau iklan tautan teks di tengah artikel pada sebagian besar halaman?
Menyajikan iklan pada saat pengunjung menikmati konten Anda, adalah trik terbaik menarik perhatian mereka dan meningkatkan klik secara signifikan.
Dari pengalaman saya, iklan yang berada di tengah-tengah posting, memiliki nilai CTR paling tinggi dibandingkan iklan di tempat lain. Nah segitu cukuplah ya baca nya haha, semoga bermanfaat.
Advertisement
